Page

5 Februari 2012

Hellofest 8: Sesak Tapi Keren

Judul postingan kali ini adalah tentang Hellofest yang diselenggarakan 4 Februari 2012 di Balai Kartini. Saya bisa tahu acara ini dari kompas.com (kebetulan Kompas termasuk media partnership acara ini). Yup, saya termasuk yang senang membuka-buka situs berita.

Judul postingan: "Sesak Tapi Keren" sebenarnya sudah menggambarkan suasana acara ini. Yup, sesak banget, sampai satpam terpaksa menutup pintu Balai Kartini supaya tidak ada yang masuk lagi. Saya pribadi mau memesan makanan aja susah. Bahkan, paket Hoka-hoka Bento aja sampai ludes dan sebagian besar harus bersabar menunggu paket berikutnya datang (soalnya Hokben gak masak langsung di sana, cuman jualan).

Bicara mengenai makanan, ada baiknya bagi kamu yang mau datang tahun depan, bawa bekal sendiri aja. Ada beberapa alasan:
1. Stand makanan di sana kebanyakan menjual makanan Jepang, seperti sushi, takoyaki, bento, ramen, dsb. Jangan harap ada ayam bakar, ayam goreng, nasi goreng, dsb.
2. Stand makanan di sana hanya menjual makanan dengan paket hemat. Hemat dalam artian dikit porsinya. Terlebih mahal pula harganya (yaa.. namanya juga festival, wajarlah mahal, tetapi kalo sedikit juga agak gimana gitu ya)

Dari tadi bicara sesak, makanan, sebenarnya apa sih Hellofest? Hellofest adalah festival tahunan yang diadakan oleh HelloMotion Academy. HelloMotion Academy adalah sekolah untuk belajar animasi. Sekolah ini mengadakan festival untuk sebagai ajang memperkenalkan animasi ke masyarakat. Istilahnya meng-animasi-kan masyarakat Indonesia. Di pagelaran ke-8 kali ini yang mengusung tema "Anima Expo", setidaknya ada 3 acara utama: lomba pemutaran film pendek, lomba cosplay (Hellofest menyebutnya dengan istilah KostuMassa, yang artinya Massa yang memakai Kostum), dan bazar industri kreatif.

Di acara KostuMassa, para peserta yang jumlahnya ada seribuan lebih, (Wow, amazing!), mereka gak cuman bergaya, tetapi unjuk kebolehan dengan menari, memperagakan jurus-jurus super tokoh mereka, dan berakting di atas panggung, di hadapan penonton. Sepertinya Cosplayer tidak ada salahnya mengadu nasib dengan menjadi pemain teater atau mungkin sinetron. Hehehe... Pemenang akan dinilai oleh juri yang juga memakai kostum. Para Cosplayer tidak seluruhnya memakai kostum dari tokoh Jepang, tetapi ada juga lhoo yang memakai tokoh asli Indonesia, seperti Gatot Kaca dan Pandawa Lima.

Jujur aja, saya gak tau kalo ada bintang tamu di Hellofest. Saya cuman datang untuk cuci mata awalnya. Hehe. Siapa bintang tamu ya? Eng-ing-eng... Bintang tamunya adalah JKT48. Grup Idola waralaba yang merupakan saudarinya AKB48. JKT48 menyanyikan 2 lagu yang disadur dari Bahasa Jepang: Heavy Rotation dan Aitakatta. Seru juga rupanya menonton langsung konser artis. Lebih tepatnya calon artis kali ya. Hehehe. Sayang, panggung kurang tinggi. Jadi, hanya para penonton yang berdiri di depan yang bisa memotret dan menikmati mereka dari depan. JKT48 dan saudari mereka AKB48 akan datang konser di Jakarta tanggal 25 Februari di Balai Kartini. Ada yang mau ikutan?

Tadi saya bilang, awalnya cuci mata. Tetapi, rupanya mata saya tidak tahan melihat baju-baju yang dijual di sana, yang rata-rata dikasih diskon sekian persen. Jadinya deh, saya pulang dengan membawa 4 macam baju. Sebenarnya bisa lebih banyak lagi. Untunglah nafsu belanja saya dalam tahap wajar.

Stand-stand di Hellofest tidak hanya jualan makanan atau baju, tetapi juga memamerkan karya-karya kreatif, seperti boardgame (kalo gak tahu arti boardgame, saya kasih contoh yaitu Monopoli), komik, percetakan buku, animasi, kerajinan tangan, mainan rakit, situs game, aplikasi karaoke, dan masih banyak lagi. Hampir sebagian besar yang dipamerkan adalah karya kreatif anak bangsa. Banyak banget karya kreatif orang Indonesia yang positif, dan seharusnya yang seperti ini perlu didukung atau diberi apresiasi.

Berikut ini adalah beberapa hasil jepretan saya. Sayang kamera sempat lowbat sehingga tidak banyak yang bisa diabadikan.

Suasana Hellofest. Foto diambil jam setengah 11 siang. Jadi, masih belum terlalu ramai.
Stand karaokeStand legoStand yang menyedot perhatian. Perang bantal. Cara mainnya mudah, pemain yang terjatuh dari tiang dinyatakan kalah.Boneka imut ini namanya Owl. Di belakangnya ada Penguin. Sebenarnya masih ada 1 lagi yaitu Mr Fox tetapi tidak terfoto. Oya, bukan boneka sih. Lebih mirip bantal. Boneka bantal ini hampir saja buat saya mau beli. Harga mulai dari Rp 40.000.
Salah satu boardgame yang dipamerkan. Namanya Conquest. Menurut mbak-mbak penjaga stand, permainan ini gabungan halma dan catur. Kartu yang disediakan digunakan untuk menambah ability.Stand Kompas memungkinkan pengunjung berubah jadi tokoh favorit kitaSiapa ya? Aduh, gak kenal. Hehe. Ini dibuat dari foto-foto kecil. Kalau gak salah, namanya kolase.Papercraft! Semuanya yang di atas terbuat dari kertas.
Salah satu aksi Cosplay
Cosplay Pandawa LimaUnjuk gigi Cosplayers di atas panggung. Ceritanya ini pangeran dan putri barbie.MD Cosplayers
Ksatria Jedi vs Sith
JKT48. Badannya kecil-kecil, seperti anak SD ya. No offense.

Lihat, kan!? Keren-keren yaa... Tahun depan, Hellofest rencananya akan diselenggarakan 2 hari. Saya pribadi mendukung sekali bila diadakan 2 hari. Tahun depan ada yang mau menemani saya ikutan?

2 Februari 2012

Cerita di Februari

Udah masuk bulan Februari nih guys. Coba cek resolusi kalian, apakah berjalan sesuai rencana atau tidak? Semoga berjalan sesuai rencana ya. Hehe

Memasuki bulan Februari, saya sudah tidak lagi bekerja sebagai guru privat. Artinya, pekerjaan lain akan menanti saya. Bagi teman-teman yang punya perusahaan dan butuh orang, sangat boleh merekrut saya. Kualifikasi saya di bidang psikologi. Saya fresh graduate :)

Email: sufren88@gmail.com
No. HP: 089630303460

Oya, saya juga membuka usaha sampingan sejak Januari lalu. Silakan cek ya. Barangkali teman-teman yang lagi nge-skripsi memerlukan :)

Dan, saya juga lagi membuat sebuah buku. Buku apakah itu? Ya, ditunggu saja. Clue-nya bukan buku fiksi. Ini buku pelajaran. Hehe.

Segitu dulu cerita di Februari.

NB: Saya mau mengubah tampilan blog ini. Bosan melihat tampilan ini melulu.

1 Januari 2012

First Post in 2012

Happy New Year 2012 :)

Selamat Tahun Baru 2012 :)

Semoga kebahagiaan menyertai kita semua...

31 Desember 2011

Back To December

December again and I post a new entry at new year's eve!
Desember adalah bulan liburan, bulan sukacita, termasuk bulan perenungan.

Maka, melihat tahun 2011 sudah mau lewat, untuk postingan kali ini, saya mau kilas balik di tahun 2011 apa yang pernah terjadi di hidup saya sekilas aja.

Januari
Dapat pekerjaan sebagai guru privat di Kelapa Gading. Capek minta ampun. Jarak jauh. Mengajar setiap hari. Keluarga yang berisik. But, I think this is the beginning of my career.

Februari
Saya menghentikan pekerjaan pertama saya. Alasannya, amat berhubungan dengan pernyataan yang sudah saya sebutkan di atas. Cuman 20 kali pertemuan pada pekerjaan pertama. Terima kasih Natalia yang pengertian dengan saya. Kalau saya tidak berhenti bekerja, apa jadinya skripsi saya nanti.

Maret
Nothing special. I continue to do my thesis (baca: skripsi)

April
Saya dan Yonathan membantu Bu Nina menyebar kuesioner penelitian teman Bu Nina. Bertambah pengalaman saya tentang suasana kantor dan kerja. Saya juga mendapat pekerjaan kedua saya sebagai guru privat di daerah PIK. Tetapi, setelah hari pertama mengajar, saya dipecat karena ketidakmahiran saya dalam berbahasa Inggris. Sorry, Natalia. This is totally my fault, not you, because I lack of self-confident to convince the kid's mom. My first sadness about myself.

Mei
Rupanya saya tidak cukup kuat menarik dukungan untuk Lerenz menang sebagai Ketua BEM. So sad. My second sadness about myself. Di bulan ini, saya memutuskan suatu ide gila. Saya mencoba membuat penelitian selain skripsi untuk diikutkan ke Temu Ilmiah Nasional 2, sebelum akhirnya dialihkan ke International Conference di UI di bulan September nanti. Terima kasih sebesar-besarnya untuk orang-orang yang membantu saya menyukseskan penelitian unik ini.

Juni
My third sadness. Saya gagal mendapatkan kesempatan untuk maju sidang Juli 2011. Otomatis saya tidak bisa diwisuda dengan teman-teman saya di tahun 2011. Saya harus rela wisuda tahun 2012, meskipun mendapat kesempatan lulus sebagai lulusan mahasiswa terbaik. Was it the truly sadness?

Juli
Saya mendapat pekerjaan ketiga sebagai guru privat di daerah PIK. Awalnya agak sulit, tetapi saya berusaha menikmati. Banyak momen menyenangkan dan tidak menyenangkan yang saya alami bersama kedua bocah murid saya. Tidak terasa tahun depan, Januari 2012, saya nanti akan meninggalkan mereka. Bisa dibilang inilah pekerjaan pertama terlama saya.

Agustus
Nothing special. I still continue to do my thesis (baca: skripsi). I finally gathered all data that I need. Now, it's time to analyze.

September
Pengalaman pertama mempresentasikan makalah dengan bahasa Inggris. Agak menegangkan juga. Haha. Pada bulan ini, saya diperbolehkan sidang oleh pembimbing saya, meskipun skripsi saya (dengan jujur) masih belum sempurna.

Oktober
Sidang skripsi dan yudisium. Saya lulus dengan nilai A dan resmi menjadi alumni (bukan lagi mahasiswa). "Sufren... Kita tidak dinilai dari apa yang di dalam diri kita, tetapi juga apa yang di luar diri kita," pesan Ibu Ros kepada saya di akhir sidang.

November
Pertama kalinya saya menraktir teman-teman saya dalam rangka ulang tahun. Terima kasih untuk kehadiran kalian. Kalian membuat saya bahagia.

Desember
Bulan penuh liburan, tetapi cukup menyibukkan saya. Saya mesti membantu skripsi teman saya. Saya kembali memutuskan untuk ikut fitness demi memperbaiki tubuh saya (menggemukkan badan). Haha. Semoga berhasil ya. Dari teman lama saya, saya mendapat kesempatan untuk berdagang. Semoga usaha dagangan saya bisa sukses. Di bulan ini, saya mendapat ilham untuk memulai bisnis saya sendiri, selain membuat buku bersama sahabat karib saya.

Begitu saja serba-serbi kejadian penting yang terjadi di sepanjang kehidupan saya tahun 2011. Hehe.

Desember juga adalah bulan menyambut semangat dan harapan baru. Harapan saya di tahun 2012, saya bisa mendapat pekerjaan baru (bukan pekerjaan mengajar) dengan suasana, partner kerja, dan gaji yang layak. Semoga bisnis kecil-kecilan saya bisa lancar. Semoga buku saya bisa terbit. Dan... semoga saya bisa menjalin hubungan baik dengan siapa pun... Yang lebih penting, semoga harapan yang sudah ditulis tidak menjadi harapan kosong, tetapi bisa menjadi kenyataan. Paling-paling penting adalah saya bisa kembali ke bulan Desember 2012. Yeah, back to December. The journey of my life cannot finish now.

12 Desember 2011

White Lie

White lie atau kebohongan putih diartikan sebagai kebohongan untuk tujuan yang baik, atau singkatnya kebohongan yang baik. Kurang-lebih begitu artinya.

Kebohongan baik yang sering kita lakukan, mungkin saat kita diminta memberi penilaian atau komentar mengenai penampilan/busana seseorang. "Bagus gak bajunya?" tanya temanmu. "Oh, ya. Bagus kok," mungkin begitu jawaban kamu demi untuk tidak melukai perasaannya, padahal dalam hatimu, baju itu mungkin itu tidak cocok untuknya. Atau, dalam kasus orangtua yang seringkali menakut-nakuti anak. "Kalau gak cepat-cepat tidur, nanti malam-malam ketemu setan lho." Maksudnya si orangtua adalah untuk membuat anaknya segera tidur, tetapi secara tidak langsung malah mengajari anak mereka sebuah ketakutan yang tidak realistis. Dan masih ada contoh-contoh lain yang lebih banyak lagi.

Tetapi, benarkah kebohongan yang baik itu benar-benar baik? Dalam hal ini, kita harus bisa membedakan mana yang disebut "tindakan", mana yang disebut "tujuan". Mungkin tujuan berbohong kita adalah baik, tetapi perlu juga diingat bahwa tindakan kita adalah suatu tindakan bohong yang notabene semua agama yang bisa saya pastikan itu adalah dosa.

Analoginya, mungkin seperti ini. Ada sebuah sungai yang tidak terlalu dalam dan Anda dapat menyeberangi sungai tersebut dengan sebuah jembatan yang sudah disediakan. Haruskah memakai jembatan? Oh, tidak. Karena Anda sudah tahu sungai itu tidak dalam, jadi Anda bisa nekat menyeberang langsung tanpa perlu repot-repot memakai jembatan. Pada akhirnya, memakai atau tidak memakai jembatan, tujuan Anda tercapai. Sungai itu terseberangi. Hanya yang membedakan, jika tidak memakai jembatan, celana Anda akan kebasahan. Itu saja.

Begitulah para pembohong putih. Mereka mendapat tujuan baik dari kebohongan mereka. Tetapi, mereka tetap "basah" atas tindakan mereka itu. Bagaimana pun, tindakan bohong bukanlah tindakan benar, sebaik apa pun tujuannya. Bohong mungkin adalah salah satu dosa manusia yang sulit dihindari. Namun, saya kira kita perlu sadar, kita tidak boleh membohongi "tindakan kebohongan" baik yang sudah kita lakukan.

13 November 2011

Harapan II

Ketika kamu menraktir teman-teman kamu, ini bukan tentang berapa biaya yang harus kamu keluarkan, di mana tempatnya, atau bagaimana tempatnya. Tetapi, ini mengenai pengalaman dan kebersamaan yang kamu dapatkan.

Saya merasa banget perayaan ultah saya cukup berkesan, meski tidak ada kue. Bukannya tidak ada, tetapi tidak boleh ada karena saya merayakannya di tanggal 12 November. Ultah saya masih keesokan harinya. Saya juga bingung kenapa tidak boleh potong kue sebelum hari H, mungkin bisa bikin pendek umur kali ya. Hehe.

Ketika kamu menraktir teman-teman kamu, dan mereka mau datang, itu tandanya kamu masih dipedulikan, diperhatikan, dan disayangi. Untuk teman-teman saya yang baik hati yang sudah hadir dalam perayaan ultah sekaligus kelulusan, saya berterima kasih sekali untuk semua rasa sayang dan kepedulian kalian itu. Semoga saya semakin baik di tahun ini seperti yang kalian harapkan di kartu-kartu ucapan itu :)


My Birthday Wishes

6 November 2011

Harapan

30 Oktober lalu, teman-teman saya baru saja diwisuda. Selamat untuk mereka! Mereka tampak cantik-cantik dan ganteng-ganteng dengan balutan toga tersebut. Yang lebih membuat penampilan mereka terlihat menarik tentu saja adalah senyuman kegembiraan yang terpancar dari wajah mereka. Ah, saya juga ingin diwisuda secepatnya. Hehe.

Wisuda saya masih menunggu tahun depan. Di wisuda saya, saya nantinya adalah mahasiswa kebetulan-akan-jadi lulusan terbaik. Kenapa kebetulan? Ya, itu karena yang terbaik di atas saya sudah diwisuda November tersebut. Hehehe. Tepat di bawah mereka adalah saya. Otomatis, sayalah lulusan terbaik di periode wisuda ke 59. Dan lulusan terbaik akan memberi bunga kepada Dekan, kata Yonathan. Kata Yonathan lagi, "orangtuamu pasti bangga, Fren." Entahlah, mereka akan bangga atau tidak ya. Saya sendiri cuek aja dengan itu. Hehe.

Saya sebetulnya tidak mengharapkan menjadi yang terbaik. Lebih baik wisuda kemarin (meski tak akan jadi terbaik) daripada menunggu terlalu lama begini. Tapi, takdir sepertinya mengharuskan saya mendapatkan titel lulusan terbaik. Dan titel tersebut semakin mengusik saya.

Saya merasa, hanya merasa... Orang-orang mengekspetasi saya terlalu tinggi. Ini dimulai dari pernyataan Pak Bonar ketika saya berpartisipasi menjadi pemakalah di konferensi psikologi di UI," saya sangat berhadap besar padamu sebagai representasi alumni F.Psi. yang amat baik, most outstanding. Go on..." Harapan besar yang dilontarkan kepada Pak Bonar membuat saya bertanya-tanya, apakah saya bisa memikul harapan itu? Apakah saya bisa menjadi teladan seorang alumni Fakultas Psikologi Untar yang baik?

Jauh sebelum harapan besar Pak Bonar dan pertanyaan-pertanyaan itu datang. Dua tahun yang lalu, ada harapan kecil saya akan menjadi pemimpin sebuah majalah psikologi di kampus saya. Setahun yang lalu, ada harapan amat besar bahwa saya dapat menjadi pemimpin senat mahasiswa. Meskipun kedua harapan itu akhirnya kandas. Yang saya sebutkan terakhir, saya sendiri yang memilih untuk mengkandaskannya tanpa menjelaskan lebih dulu sebuah alasan (kepada mereka yang berharap). Kecewa. Ya, banyak yang kecewa.

Saya tidak tahu bagaimana ekspetasi/harapan orang-orang setelah tahu saya adalah mahasiswa (kebetulan) lulusan terbaik di wisuda nanti. Harapan-harapan itu sejujurnya menyenangkan saya, tetapi juga membuat saya heran. Apakah saya pantas mendapatkannya? Kata Yonathan, saya pantas mendapatkannya. Oh ya, Yonathan ini sahabat yang seringkali memuji (atau memuja?) saya.

Jika ditinjau dari komentar-komentar sejumlah teman kepada diri saya, banyak sekali sisi positif yang saya miliki. Teman saya, Darwin sempat-sempatnya iri kepada saya. Iri dengan IPK dan kecerdasan saya. ("Oh, Darwin... gue juga iri karena lo bisa bermain alat musik...") Mungkin itulah asal-muasal banyaknya harapan yang diberikan kepada saya.

Itulah saya. Saya adalah orang baik yang memilih tidak menjadi yang terbaik. Saya mungkin terkadang membingungkan bagi sebagian orang. Maafkan saya.

Saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang pernah meletakkan "sesuatu" di pundak saya. Tetapi, saya juga mau meminta maaf sekali lagi apabila pundak saya tidak cukup kuat menahan "sesuatu" itu. Saya tidak akan tahu kelak 10 tahun lagi saya akan menjadi seperti apa. Sesuatu yang besar atau sesuatu yang kerdil? Tetapi, jika kalian mengharapkan saya menjadi sesuatu yang besar, hmm... mungkin sudah saatnya saya harus lebih serius kepada diri saya.