Page

25 Maret 2012

Hugo dan Penemuan Mimpi

Judul: The Invention of Hugo Cabret
Pengarang: Brian Selznick
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun Terbit Asli: 2007
Tahun Terbit Terjemahan: 2012

Saya kesengsem membeli novel The Invention of Hugo Cabret setelah menyaksikan film yang diangkat dari novel tersebut, yakni Hugo, yang sempat tayang di bioskop-bioskop kita. Filmnya sendiri cukup setia dengan novelnya (meski tetap akan ada perbedaan di sana-sini), bahkan ending ceritanya pun sesuai. Baik film maupun novel sama-sama menceritakan seorang bocah yang bekerja sebagai perawat jam stasiun kereta bernama Hugo yang kedapatan mencuri di kios mainan milik seorang kakek tua. Selidik punya selidik, ia mencuri demi memperbaiki boneka mesin berwujud manusia (dalam buku/film disebutkan automaton) peninggalan Ayahnya. Hugo meyakini dengan memperbaiki boneka mesin atau automaton itu, ia akan mendapati pesan mendiang Ayahnya. Namun, siapa sangka usaha keras Hugo memperbaiki automaton nantinya akan menguak masa lalu sang kakek tua penjaga kios mainan serta memperbaiki kehidupan Hugo.

Kisah tentang Hugo mengambil latar tahun 1931 di stasiun kota Paris. Selznik tampaknya ingin membuat sebuah novel yang detil. Kedetilan itu dapat Anda baca di bagian Ucapan Terima Kasih. Sebetulnya alur cerita novel ini sangat sederhana. Tetapi, tidak mengurangi keseriusan Selznick membuat novel ini. Ada riset mendalam yang ia lakukan, seperti bertanya tentang aspek-aspek jam, automaton, dan segala hal tentang Perancis. Saya jadi teringat pada ucapan Andrea Hirata bahwa karya yang menarik berasal dari riset sebanyak-banyaknya.

Kedetilan Selznick juga dapat kita lihat dari membuka halaman demi halaman buku ini. Kita akan melihat gambar bulan. Kemudian halaman berikutnya, bulan tersebut menjauh. Halaman berikutnya, bulan itu semakin menjauh dan memperlihatkan kota Paris di bawah naungan sang rembulan. Mungkin Anda akan bingung, tetapi memang novel ini (atau mungkinkah saya perlu menyebutnya sebagai buku bergambar?) kaya sekali akan gambar. Suasana tahun 1931 di Kota Paris tergambar dengan jelas dari hasil buah tangan Selznick. Gambar-gambarnya sendiri ada yang hasil ilustrasi dari sang penulis, dan ada yang pula berasal dari cuplikan film.

Film? Sepertinya saya juga perlu menjelaskan bahwa Selznick ingin sekali kita sebagai pembaca menjadikan novelnya ini sebagai sebuah film (makanya kaya dengan gambar). Kita seolah-olah diajak sedang menonton film. Maka, tidak heran di akhir buku adalah tulisan TAMAT besar-besar, yang sebetulnya sudah jarang sekali dipakai untuk buku-buku cerita keluaran terbaru.

Bukan hanya menjadikan novelnya sebagai sebuah film, Selznick juga memasukkan sejarah tentang awal-awal pembuatan film. Novel ini sebetulnya tidak hanya berpusat pada Hugo, tetapi juga mengangkat kisah nyata seorang tokoh penting dalam dunia perfilman. Saya tidak tahu apakah dia penting di mata dunia internasional, yang pasti ia teramat penting di Perancis. Mungkin nama orang tersebut tidak familiar bagi orang Indonesia, tetapi saya rasa itu bukan masalah besar. Justru, setelah saya menelusuri sejarah kehidupan sang tokoh itu (kalau Anda nonton filmnya lebih bagus, karena diceritakan flashback yang lebih hidup), saya tahu bahwa kita tidak boleh meninggalkan mimpi-mimpi kita. Dalam film, tokoh itu menyebutkan "follow your dream".

Salah satu kutipan yang saya suka dari novel ini adalah ucapan Hugo (hal 384), "Jika kau kehilangan tujuanmu... rasanya seperti mesin rusak." Dan di halaman 388, Hugo mengatakan ". . . jika seluruh dunia adalah sebuah mesin yang besar, aku pasti berada di sini untuk tujuan tertentu . . . ". Dua kalimat Hugo tersebut dalam buku juga muncul di filmnya.

Rasanya teramat jelas, Selznick ingin memberikan amanat, yaitu sebuah tujuan.... atau mimpi.... mimpi yang harus berani kita temukan dan perjuangkan. Kalau Hugo bisa menemukan, mengapa kita tidak? Bicara soal mimpi, rasanya dulu manusia pernah bermimpi pergi ke bulan, bukan? Maka tidak heran, bulan tampaknya menjadi sesuatu yang sangat berharga di novel ini. Mengapa? Cari tahu sendiri saja dengan membaca novel ini...

Berikut cuplikan ilustrasi Selznick dalam novel ini

Sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim6RuMF04rEce5CGtLz636JhJbAK9tmWPEc7NfOLk4RLb5WyoN_M_TjUIxkMnce-tzoyBkXkHGUA1oLmLNp-f1tdfFusAfRVAmlds9doD8XNeqYXJ9y6IIitUetYZNjvIKcEQbrqnkEM4/s1600/hugo+1.jpg

Saya rekomendasikan novel The Invention of Hugo Cabret masuk ke dalam rak buku Anda, karena novel ini sudah terbit di 30 negara dan memenangkan banyak penghargaan. Sementara, filmnya sendiri Hugo mendapat 11 nominasi piala Oscar, dan 5 di antaranya berhasil dimenangkan, yaitu kategori Best Cinematography, Best Art Direction, Best Visual Effects, Best Sound Mixing, dan Best Sound Editing. Jadi, kisah Hugo Cabret memang layak untuk disimak.

Sumber gambar buku: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/c/ce/The_Invention_of_Hugo_Cabret.jpg

4 Maret 2012

Penyesalan

Salah satu hal yang tak saya sukai di kehidupan ini adalah "penyesalan". Kenapa penyesalan selalu datang terlambat? Kenapa mesti ada hal itu? Berkali-kali saya merasakan penyesalan yang dalam. Dan, berkali-kali pula saya tak tahu mesti apa dan bagaimana mengatasi penyesalan itu?

Andaikan waktu bisa kuulang, ingin kubenahi semua yang terjadi di masa kecilku. Andaikan kutahu akan begini jadinya... Ke mana masa bahagiaku dulu? Masa-masa tanpa ada beban yang berat dan konflik yang menyengat...

Sekarang aku hidup seolah tak bertujuan, tanpa arah yang jelas. Sekarang aku hidup di dunia serba modern. Dunia di mana teknologi telah mendekatkan yang jauh, tetapi telah menjauhkan yang dekat...

Andai aku punya daya untuk mengembalikan masa kecilku ke masa sekarang... Andai aku punya daya untuk memindahkan masa bahagiaku di masa silam ke masa sekarang...

Andai aku bisa...

Kenyataannya aku tak pernah bisa...

Dan yang tersisa...

Hanya 1 kata...

Lagi, kudengar...

Penyesalan...

3 Maret 2012

Teater yang Menyihir

Di tengah hujan pagi, di tanggal kabisat (29 Februari 2012), saya mendapat SMS dari teman saya, seorang pemain guzheng andalan Untar, yaitu Darwin, untuk diminta datang ke Taman Ismail Marzuki menonton aksi Teater Koma, dengan judul lakon Sie Jin Kwie di Negeri Sihir. Dasar Darwin! Dia selalu dadakan kalau ada undangan acara.

Darwin mendapat 2 tiket gratis dari lakon itu. Jadi, Darwin ingin kasih ke saya satu dan teman saya yang lain. Awalnya saya sangsi untuk ikut, karena cuaca hari itu tidak bersahabat (baca: mendung dan hujan). Dan, siangnya juga saya mesti ke Salemba mengurus ISBN. Rumah saya di daerah Pluit. Pergi ke Salemba akan jadi perjalanan panjang nan melelahkan. Belum lagi, mesti menonton teater yang mulai acaranya jam 19.30. Tapi, karena dulu saya pernah berjanji ke Darwin bahwa saya akan datang menonton Teater Koma, saya jadi bingung antara mau atau enggak ya...

Eh, sebelumnya saya mesti cerita kalau Darwin itu didaulat untuk jadi salah satu dari pemain musik di Teater Koma. Kebetulan Teater Koma mementaskan cerita kepahlawanan Sie Jin Kwie, salah satu Jenderal Besar dari Dinasti Tang. Karena mengambil cerita berlatarkan TiongKok, otomatis teman saya yang handal dalam main guzheng ini mendapatkan tempat di Teater Koma.

Akhirnya, setelah mendapat teman yang juga mau ikut menonton, yaitu senior saya Valentino Tania ("kalau gratis, ya maulah", katanya pas di telepon....), dan disertai rasa penasaran bagaimana rasanya menonton aksi teater yang sering dibahas di Majalah TEMPO itu; ya udah deh, kami ke sana.

Tiba di sana, jam 7 malam. Rupanya kami datang sebagai tamu undangan. Jadi, pada hari itu (29-2-12) adalah premiere atau pemutaran perdana yang bersifat terbatas. Oke deh, saya dan Tino adalah tamu kehormatan.

Saya tidak begitu paham dengan bagian awal-awal cerita, apalagi mendengar kata Sie Jin Kwie, karena cerita Sie Jin Kwie yang dipentaskan kali ini ini merupakan lanjutan dari cerita Sie Jin Kwie yang sebelumnya sudah pernah dimainkan di Teater Koma. Intinya, ini trikuelnya (seri ketiga)... Susah amat ya ngejelasinnya... Tetapi, mulai masuk ke tengah-tengah cerita, saya sudah bisa paham dan mengikuti. Dialognya tidak melulu serius, ada banyolannya juga. Saya paling suka banyolannya sang narator. Yang paling saya kagumi adalah cara Teater Koma memvisualisasikan adegan perang dengan memakai wayang. Menurut saya, itu keputusan yang cerdik. Selain itu, Teater Koma juga pandai sekali memberikan sentuhan adat Indonesia ke dalam cerita yang sejatinya berasal dari negeri TiongKok. Kita juga tidak melulu menikmati adegan berdialog saja, tetapi ada juga adegan musikalnya. Dan, saya katakan meski lagunya bukan lagu pop (lagunya itu merupakan puisi yang dilagukan), tetapi lirik dan melodinya sangat sesuai dengan alur dan feel cerita.

Meski agak mengantuk dan kehausan, karena durasinya itu lho.... ehm... lima jam!!! Ya lima jam (tenang, ada waktu istirahatnya kok), saya bisa katakan teaternya..... ehm... sungguh keren!!!

Berikut saya berikan sinopsis cerita Sie Jin Kwie di Negeri Sihir, yang saya ambil dari website Teater Koma:

Inilah kisah tentang Jenderal Besar SIE JIN KWIE, yang memimpin pasukan Tang berperang ke Barat. Sayang sekali, dalam pertempuran, Sie Jin Kwie terluka parah, nyaris sekarat. Arwahnya sempat melayang ke akhirat. Sebelum dikembalikan ke dunia fana, Sie Jin Kwie diperlihatkan masa depan. Kelak, dia akan menemui ajal di tangan putra sendiri.
Inilah kisah tentang SIE TENG SAN. Setelah mati oleh anak panah ayahnya sendiri, Sie Jin Kwie, dia dihidupkan kembali dan dijadikan murid oleh seorang petapa sakti. Kini, Sie Teng San diperintahkan membantu sang ayah keluar dari kepungan musuh.
Inilah kisah tentang HWAN LI HOA. Seorang gadis sakti dan pemberani. Oleh gurunya, dia diramalkan berjodoh dengan Sie Teng San. Masalahnya, ayah Hwan Li Hoa adalah jendral pasukan Seeliang, musuh Kerajaan Tang.
Takdir apa yang menanti para tokoh lakon ini?

Produksi ke-126 Teater Koma
SIE JIN KWIE DI NEGRI SIHIR
1-31 Maret 2012
Graha Bhakti Budaya
Taman Ismail Marzuki
19.30 WIB
memperingati hari jadi ke-35 Teater Koma (1 Maret)

HTM Weekday (Minggu, Selasa-Kamis):
Rp. 150-100-75-50.000,-
HTM Weekend (Jumat-Sabtu):
Rp. 200-150-100-75.000,-

Berikut saya kasih beberapa gambar dari beberapa adegan yang saya tonton




bersama teman saya, Darwin

Bosen dengan film bioskop Indonesia yang isinya setan dan seks semua? Gak ada salahnya coba deh tonton teater, ya meski harus merogoh kocek yang cukup besar dan waktu luang yang panjang. Cerita Sie Jin Kwie di Negeri Sihir ini tidak cuman tentang peperangan dan cinta, tetapi ada unsur bakti pada negara dan orangtua. Banyak nilai-nilai yang bisa kita ambil. Jadi, coba ajak teman dan sekeluarga, selamat menyaksikan.

5 Februari 2012

Hellofest 8: Sesak Tapi Keren

Judul postingan kali ini adalah tentang Hellofest yang diselenggarakan 4 Februari 2012 di Balai Kartini. Saya bisa tahu acara ini dari kompas.com (kebetulan Kompas termasuk media partnership acara ini). Yup, saya termasuk yang senang membuka-buka situs berita.

Judul postingan: "Sesak Tapi Keren" sebenarnya sudah menggambarkan suasana acara ini. Yup, sesak banget, sampai satpam terpaksa menutup pintu Balai Kartini supaya tidak ada yang masuk lagi. Saya pribadi mau memesan makanan aja susah. Bahkan, paket Hoka-hoka Bento aja sampai ludes dan sebagian besar harus bersabar menunggu paket berikutnya datang (soalnya Hokben gak masak langsung di sana, cuman jualan).

Bicara mengenai makanan, ada baiknya bagi kamu yang mau datang tahun depan, bawa bekal sendiri aja. Ada beberapa alasan:
1. Stand makanan di sana kebanyakan menjual makanan Jepang, seperti sushi, takoyaki, bento, ramen, dsb. Jangan harap ada ayam bakar, ayam goreng, nasi goreng, dsb.
2. Stand makanan di sana hanya menjual makanan dengan paket hemat. Hemat dalam artian dikit porsinya. Terlebih mahal pula harganya (yaa.. namanya juga festival, wajarlah mahal, tetapi kalo sedikit juga agak gimana gitu ya)

Dari tadi bicara sesak, makanan, sebenarnya apa sih Hellofest? Hellofest adalah festival tahunan yang diadakan oleh HelloMotion Academy. HelloMotion Academy adalah sekolah untuk belajar animasi. Sekolah ini mengadakan festival untuk sebagai ajang memperkenalkan animasi ke masyarakat. Istilahnya meng-animasi-kan masyarakat Indonesia. Di pagelaran ke-8 kali ini yang mengusung tema "Anima Expo", setidaknya ada 3 acara utama: lomba pemutaran film pendek, lomba cosplay (Hellofest menyebutnya dengan istilah KostuMassa, yang artinya Massa yang memakai Kostum), dan bazar industri kreatif.

Di acara KostuMassa, para peserta yang jumlahnya ada seribuan lebih, (Wow, amazing!), mereka gak cuman bergaya, tetapi unjuk kebolehan dengan menari, memperagakan jurus-jurus super tokoh mereka, dan berakting di atas panggung, di hadapan penonton. Sepertinya Cosplayer tidak ada salahnya mengadu nasib dengan menjadi pemain teater atau mungkin sinetron. Hehehe... Pemenang akan dinilai oleh juri yang juga memakai kostum. Para Cosplayer tidak seluruhnya memakai kostum dari tokoh Jepang, tetapi ada juga lhoo yang memakai tokoh asli Indonesia, seperti Gatot Kaca dan Pandawa Lima.

Jujur aja, saya gak tau kalo ada bintang tamu di Hellofest. Saya cuman datang untuk cuci mata awalnya. Hehe. Siapa bintang tamu ya? Eng-ing-eng... Bintang tamunya adalah JKT48. Grup Idola waralaba yang merupakan saudarinya AKB48. JKT48 menyanyikan 2 lagu yang disadur dari Bahasa Jepang: Heavy Rotation dan Aitakatta. Seru juga rupanya menonton langsung konser artis. Lebih tepatnya calon artis kali ya. Hehehe. Sayang, panggung kurang tinggi. Jadi, hanya para penonton yang berdiri di depan yang bisa memotret dan menikmati mereka dari depan. JKT48 dan saudari mereka AKB48 akan datang konser di Jakarta tanggal 25 Februari di Balai Kartini. Ada yang mau ikutan?

Tadi saya bilang, awalnya cuci mata. Tetapi, rupanya mata saya tidak tahan melihat baju-baju yang dijual di sana, yang rata-rata dikasih diskon sekian persen. Jadinya deh, saya pulang dengan membawa 4 macam baju. Sebenarnya bisa lebih banyak lagi. Untunglah nafsu belanja saya dalam tahap wajar.

Stand-stand di Hellofest tidak hanya jualan makanan atau baju, tetapi juga memamerkan karya-karya kreatif, seperti boardgame (kalo gak tahu arti boardgame, saya kasih contoh yaitu Monopoli), komik, percetakan buku, animasi, kerajinan tangan, mainan rakit, situs game, aplikasi karaoke, dan masih banyak lagi. Hampir sebagian besar yang dipamerkan adalah karya kreatif anak bangsa. Banyak banget karya kreatif orang Indonesia yang positif, dan seharusnya yang seperti ini perlu didukung atau diberi apresiasi.

Berikut ini adalah beberapa hasil jepretan saya. Sayang kamera sempat lowbat sehingga tidak banyak yang bisa diabadikan.

Suasana Hellofest. Foto diambil jam setengah 11 siang. Jadi, masih belum terlalu ramai.
Stand karaokeStand legoStand yang menyedot perhatian. Perang bantal. Cara mainnya mudah, pemain yang terjatuh dari tiang dinyatakan kalah.Boneka imut ini namanya Owl. Di belakangnya ada Penguin. Sebenarnya masih ada 1 lagi yaitu Mr Fox tetapi tidak terfoto. Oya, bukan boneka sih. Lebih mirip bantal. Boneka bantal ini hampir saja buat saya mau beli. Harga mulai dari Rp 40.000.
Salah satu boardgame yang dipamerkan. Namanya Conquest. Menurut mbak-mbak penjaga stand, permainan ini gabungan halma dan catur. Kartu yang disediakan digunakan untuk menambah ability.Stand Kompas memungkinkan pengunjung berubah jadi tokoh favorit kitaSiapa ya? Aduh, gak kenal. Hehe. Ini dibuat dari foto-foto kecil. Kalau gak salah, namanya kolase.Papercraft! Semuanya yang di atas terbuat dari kertas.
Salah satu aksi Cosplay
Cosplay Pandawa LimaUnjuk gigi Cosplayers di atas panggung. Ceritanya ini pangeran dan putri barbie.MD Cosplayers
Ksatria Jedi vs Sith
JKT48. Badannya kecil-kecil, seperti anak SD ya. No offense.

Lihat, kan!? Keren-keren yaa... Tahun depan, Hellofest rencananya akan diselenggarakan 2 hari. Saya pribadi mendukung sekali bila diadakan 2 hari. Tahun depan ada yang mau menemani saya ikutan?

2 Februari 2012

Cerita di Februari

Udah masuk bulan Februari nih guys. Coba cek resolusi kalian, apakah berjalan sesuai rencana atau tidak? Semoga berjalan sesuai rencana ya. Hehe

Memasuki bulan Februari, saya sudah tidak lagi bekerja sebagai guru privat. Artinya, pekerjaan lain akan menanti saya. Bagi teman-teman yang punya perusahaan dan butuh orang, sangat boleh merekrut saya. Kualifikasi saya di bidang psikologi. Saya fresh graduate :)

Email: sufren88@gmail.com
No. HP: 089630303460

Oya, saya juga membuka usaha sampingan sejak Januari lalu. Silakan cek ya. Barangkali teman-teman yang lagi nge-skripsi memerlukan :)

Dan, saya juga lagi membuat sebuah buku. Buku apakah itu? Ya, ditunggu saja. Clue-nya bukan buku fiksi. Ini buku pelajaran. Hehe.

Segitu dulu cerita di Februari.

NB: Saya mau mengubah tampilan blog ini. Bosan melihat tampilan ini melulu.

1 Januari 2012

First Post in 2012

Happy New Year 2012 :)

Selamat Tahun Baru 2012 :)

Semoga kebahagiaan menyertai kita semua...

31 Desember 2011

Back To December

December again and I post a new entry at new year's eve!
Desember adalah bulan liburan, bulan sukacita, termasuk bulan perenungan.

Maka, melihat tahun 2011 sudah mau lewat, untuk postingan kali ini, saya mau kilas balik di tahun 2011 apa yang pernah terjadi di hidup saya sekilas aja.

Januari
Dapat pekerjaan sebagai guru privat di Kelapa Gading. Capek minta ampun. Jarak jauh. Mengajar setiap hari. Keluarga yang berisik. But, I think this is the beginning of my career.

Februari
Saya menghentikan pekerjaan pertama saya. Alasannya, amat berhubungan dengan pernyataan yang sudah saya sebutkan di atas. Cuman 20 kali pertemuan pada pekerjaan pertama. Terima kasih Natalia yang pengertian dengan saya. Kalau saya tidak berhenti bekerja, apa jadinya skripsi saya nanti.

Maret
Nothing special. I continue to do my thesis (baca: skripsi)

April
Saya dan Yonathan membantu Bu Nina menyebar kuesioner penelitian teman Bu Nina. Bertambah pengalaman saya tentang suasana kantor dan kerja. Saya juga mendapat pekerjaan kedua saya sebagai guru privat di daerah PIK. Tetapi, setelah hari pertama mengajar, saya dipecat karena ketidakmahiran saya dalam berbahasa Inggris. Sorry, Natalia. This is totally my fault, not you, because I lack of self-confident to convince the kid's mom. My first sadness about myself.

Mei
Rupanya saya tidak cukup kuat menarik dukungan untuk Lerenz menang sebagai Ketua BEM. So sad. My second sadness about myself. Di bulan ini, saya memutuskan suatu ide gila. Saya mencoba membuat penelitian selain skripsi untuk diikutkan ke Temu Ilmiah Nasional 2, sebelum akhirnya dialihkan ke International Conference di UI di bulan September nanti. Terima kasih sebesar-besarnya untuk orang-orang yang membantu saya menyukseskan penelitian unik ini.

Juni
My third sadness. Saya gagal mendapatkan kesempatan untuk maju sidang Juli 2011. Otomatis saya tidak bisa diwisuda dengan teman-teman saya di tahun 2011. Saya harus rela wisuda tahun 2012, meskipun mendapat kesempatan lulus sebagai lulusan mahasiswa terbaik. Was it the truly sadness?

Juli
Saya mendapat pekerjaan ketiga sebagai guru privat di daerah PIK. Awalnya agak sulit, tetapi saya berusaha menikmati. Banyak momen menyenangkan dan tidak menyenangkan yang saya alami bersama kedua bocah murid saya. Tidak terasa tahun depan, Januari 2012, saya nanti akan meninggalkan mereka. Bisa dibilang inilah pekerjaan pertama terlama saya.

Agustus
Nothing special. I still continue to do my thesis (baca: skripsi). I finally gathered all data that I need. Now, it's time to analyze.

September
Pengalaman pertama mempresentasikan makalah dengan bahasa Inggris. Agak menegangkan juga. Haha. Pada bulan ini, saya diperbolehkan sidang oleh pembimbing saya, meskipun skripsi saya (dengan jujur) masih belum sempurna.

Oktober
Sidang skripsi dan yudisium. Saya lulus dengan nilai A dan resmi menjadi alumni (bukan lagi mahasiswa). "Sufren... Kita tidak dinilai dari apa yang di dalam diri kita, tetapi juga apa yang di luar diri kita," pesan Ibu Ros kepada saya di akhir sidang.

November
Pertama kalinya saya menraktir teman-teman saya dalam rangka ulang tahun. Terima kasih untuk kehadiran kalian. Kalian membuat saya bahagia.

Desember
Bulan penuh liburan, tetapi cukup menyibukkan saya. Saya mesti membantu skripsi teman saya. Saya kembali memutuskan untuk ikut fitness demi memperbaiki tubuh saya (menggemukkan badan). Haha. Semoga berhasil ya. Dari teman lama saya, saya mendapat kesempatan untuk berdagang. Semoga usaha dagangan saya bisa sukses. Di bulan ini, saya mendapat ilham untuk memulai bisnis saya sendiri, selain membuat buku bersama sahabat karib saya.

Begitu saja serba-serbi kejadian penting yang terjadi di sepanjang kehidupan saya tahun 2011. Hehe.

Desember juga adalah bulan menyambut semangat dan harapan baru. Harapan saya di tahun 2012, saya bisa mendapat pekerjaan baru (bukan pekerjaan mengajar) dengan suasana, partner kerja, dan gaji yang layak. Semoga bisnis kecil-kecilan saya bisa lancar. Semoga buku saya bisa terbit. Dan... semoga saya bisa menjalin hubungan baik dengan siapa pun... Yang lebih penting, semoga harapan yang sudah ditulis tidak menjadi harapan kosong, tetapi bisa menjadi kenyataan. Paling-paling penting adalah saya bisa kembali ke bulan Desember 2012. Yeah, back to December. The journey of my life cannot finish now.